Minggu, 22 Maret 2020

Perubahan Teknologi Game

Video Games sudah dikembangkan sejak tahun 1952. Pada tahun 1952-1975 disebut sebagai generasi pertama. Pada generasi pertama kita menggunakan Cathode Ray Tube ataupun Osiloskop untuk layarnya dan interfacenya masih sangat sederhana. Contoh-contoh gamenya adalah Tic-Tac-Toe, Tennis for two.

Barulah pada tahun 1976 muncul konsol bernama Atari. Ini adalah Generasi kedua (1976-1983). Di tahun ini muncul grafik 4 sampai 8 bit. Game-game pada masa ini juga memperkenalkan suasana 3D (walaupun tidak sempurna) seperti contohnya Battlezone buatan Attari, Pac-man buatan namco, dan lain-lainnya.

Setelah itu, tahun 1983-1986, muncul generasi ketiga. Pada awal masa ini konsol dari kebanyakan perusahaan mulai berhenti mengeluarkan produk baru karena penjualan game konsol menurun.  Namun setelah Nintendo mengeluarkan NES (Nintendo Entertaiment System) penjualan game konsol meningkat. Pada genereasi ini digunakan processor 8-Bit. Yang menyediakan gambar beresolusi tinggi. Selain Nintendo, konsol lainnya yang terkenal pada generasi ini adalah SEGA.

Generasi keempat (1988-1993) masih didominasi oleh Nintendo dan SEGA. Nintendo dengan SNESnya (Super Nintendo Entertaiment System) dan SEGA dengan SEGA Genesis. Untuk generasi ini, processor berubah menjadi 16-bit. Sampai sini bisa kita lihat bahwa perubahannya selalu 2x lipat dari sebelumnya.

Tahun 1994-1999, berubah lagi menjadi 32-bit. Yang terkenal pada generasi kelima ini adalah Sony mengeluarkan Playstation 1, konsol berbasis CD dan menggunakan teknologi 32-bit. Tidak mau kalah, Nintendo mengeluarkan Nintendo 64.

Generasi keenam, 2000-2006, Sony mengeluarkan Playstation 2 yang gambarnya lebih bagus dan berubah dari CD menjadi DVD. Playstation 2 ini meninggalkan jauh dari progress konsol lainnya. Tidak lama, Microsoft pun mencoba menyaingi Sony dengan mengeluarkan Xbox.

Generasi ketujuh, 2007-2012. Persaingan masih dipegang oleh Sony dan Microsoft. Sony dengan Playstation 3 dan Microsfot dengan Xbox 360. Pada generasi ini tersedia tampilan yang HD.

Generasi kedelapan, 2013 hingga sekarang. Playstation 4 dan Xbox one muncul. Di sini konsol mulai bisa bermain secara online. Tak mau kalah, 2019 Nintendo mengeluarkan produk baru berupa Nintendo Switch.

Kamis, 19 Maret 2020

Pengaruh Permainan Terhadap Perilaku

Sebuah permainan, seperti video game, dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Contohnya adalah perilaku agresif dan kecanduan. Banyak peneliti yang menemukan bahwa ketika seseorang memainkan video games dengan konten kekerasan, orang tersebut terpengaruh menjadi angresif. Tapi apakah semua orang yang memainkan permainan dapat terpengaruh perilakunya oleh permainan tersebut ?. Untuk saya pribadi, saya merasa tidak mudah terpengaruh video game yang mengandung unsur kekerasan, hanya saja membuat kecanduan untuk bermain games. Hal ini yang membuat pengaruh game terhadap seseorang, bergantung dari pribadi orang tersebut.

Dikutip dari artikel yang berjudul "Hubungan Kecanduan Bermain Video Game Kekerasan dengan Perilaku pada Murid Laki-laki Kelas IV dan V di SD Negeri 02 Cupak Tangah Kota Padang", yang di tulis oleh Rivo Armanda Satria1 , Adnil Edwin Nurdin2 , Hafni Bachtiar3. Artikel. Sebanyak 33 dari 83 responden (39.8%) memliki perilaku agresif. Jadi bisa disimpulkan bahwa perilaku agresif yang ditemui pada pemain game, bergantung terhadap orang tersebut menanggapi permainannya.