Sabtu, 25 November 2017

Penduduk dan Kesehatan

Hasil gambar untuk lambang kesehatan dunia
Kali ini saya akan membahas tentang kesehatan penduduk di Indonesia. Di Indonesia banyak hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah dan harus disadari oleh warganya sendiri, khususnya kesehatan. Jika kita lihat, banyak masalah yang terkait kesehatan di Indonesia yang sangat memperhatinkan. kita akan urut beberapa masalah tersebut, berikut adalah masalahnya.


  • Gizi yang tidak seimbang untuk anak
          Istilah 5 sehat 4 sempurna pastinya kita tau itu. Hal itu saya ketahui sudah dari TK. Anak butuh asupan gizi yang sempurna agar pertumbuhannya terjaga. Namun saat ini gizi yang diterima anak di Indonesia, kualitas dan kuantitasnya menurun. Ada banyak anak di Indonesia yang tidak mampu sehingga tidak dapat asupan yang benar. Adapun anak yang mampu, namun tidak dijaga oleh orang tuanya saat jajan. Sampai-sampai ada istilah Generasi Micin, karena anak-anak suka sekali dengan jajanan yang mengandung micin.

  • STD (Sex Transfer Disease atau Penyakit Sex Menular)
         Bukan lagi sesuatu yang tidak biasa malah sekarang menjadi suatu yang biasa saja, orang-orang di Indonesia melakukan sex bebas. Hal ini menyebabkan kemungkinan yang besar untuk orang-orang tersebut terkena penyakit menular.

  • Terganggunya Kejiwaan
          Banyaknya stress yang dirasakan oleh seseorang menjadi penyebab ketidak warasan atau gangguan kejiwaan. Sebuah berita yang baru-baru ini viral (21 November 2017), tentang seorang dokter yang menambak mati istrinya karena masalah kejiwaan, menjadi alasan saya menuliskan hal ini. Kesehatan tidak hanya memakan makanan sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Beristirahat baik secara jasmani dan rohani juga diperlukan. Jika tidak, mungkin saja hal serupa seperti dokter itu akan terjadi pada anda.

Perbandingan Usia Produktif di Negara Jepang dan Indonesia

Usia produktif adalah usia dimana seseorang dapat menghasilkan sesuatu, entah itu bekerja atau berkarya. Usia produktif juga dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk. Jika populasi penduduk bertambah semakin pesat, maka usia produktif akan meningkat.

Pertama-tama mari kita bahas usia produktif di Indonesia. Indonesia memiliki usia produktif 15-64 tahun. Yang artinya sudah ada anak berumur 15 tahun yang bekerja dan kebanyakan penduduknya berhenti bekerja saat mencapai 64 tahun, alias pensiun. Jumlah usia ini dianggap besar, terpengaruh dari angka kelahiran di Indonesia. Angka kelahiran di Indonesia sangatlah tinggi. Bahkan banyak orang tidak mampu yang memiliki 5 sampai 6 anak sekaligus. Kita semua tau bahwa di Indonesia ada ungkapan, "banyak anak, banyak rezeki". Hal ini membuat seseorang berpikir dan mempraktekkan demikian. Penduduk yang tidak mampu dan memiliki anak banyak inilah yang memaksa anaknya harus bekerja pada usia belasan tahun, sehingga usia produktif di Indonesia adalah 15-64 tahun. Walaupun usia produktif ini bagus, tapi belum tentu kualitas produktif tersebut juga bagus.

Sekarang kita lihat di negara Jepang. Sedikit sama dengan Indonesia, negara Jepang juga memiliki usia produktif 15-64 tahun. Namun orang jepang tidak memiliki pertumbuhan penduduk yang tinggi. Lagi-lagi hal seperti ini disebabkan karena pemikiran penduduk negara itu sendiri. Orang Jepang mempunyai pemikiran bahwa, "untuk apa mempunyai anak ? jika nanti ada kemungkinan anakku akan membuangku". Kira-kira seperti itu, ada beberapa orang jepang yang membuang orang tuanya saat tua di sebuah hutan. Orang tua yang lemah itu ditinggal di hutan dan dibiarkan sampai mati di sana. Mengerikan ? memang. Lanjut lagi ke perbandingannya, orang Jepang terkenal dengan kualitas produktifnya. Mereka sangat memperhatikan dan menghargai proses dan mempertahankan hasil produk.

perkiraan 20 tahun kemudian :

-Indonesia : Usia produktif akan tetap sama dan pertumbuhan penduduk mungkin akan berubah karena adanya KB (Keluarga Bencana Berencana).

-Jepang     : Usia produktif juga akan tetap sama, namun pertumbuhan penduduk mungkin tidak akan berubah dalam 20 tahun. Karena pemerintah Jepang sudah melakukan penanganan sejak lama, namun hal itu tidak menghasilkan apapun.

Pengertian Penduduk Secara Luas

Apa itu Penduduk ? dari kata "duduk", penduduk adalah sekelompok orang yang menduduki atau tinggal di suatu wilayah tertentu. Apakah semua yang menempati suatu wilayah adalah  penduduk ? tentu tidak. Ketika sekelompok orang tersebut menempati suatu wilayah tetapi tidak ingin menetap di negara tersebut, maka kelompok tersebut bukanlah penduduk. Jadi penduduk adalah sekelompok orang yang menduduki wilayah sekaligus menetap di sana. Bukan hanya menetap di sana, tapi juga secara hukum berhak dan sah tinggal di sana. Apa maksudnya tidak sah ? contohnya adalah imigrant gelap (orang dari negara asing yang tinggal secara illegal). itu adalah penduduk menurut saya

Berdasarkan undang-undang dasar 1945 pasal 6 ayat 2, penduduk adalah warga negara indonesia dan warga asing yang tinggal di Indonesia.  Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penduduk adalah orang atau orang-orang yang mendiami suatu tempat (kampung, kota, pulau, negeri, dan sebagainya). Adapun penduduk menurut ahli, jonny purba, "penduduk adalah orang yang matranya sebagai diri  pribadi, anggota keluarga, anggota masyarakat, warga negara, dan himpunan kuantitas yang bertempat tinggal di suatu tempat dalam batas wilayah negara pada waktu tertentu".

Sekianlah pengertian penduduk secara luas, kurang lebihnya mohon maaf, sekian terimakasih.


Jumat, 27 Oktober 2017

Ciri Khas Indikasi Geografis Daerah (Padang)

Pada tulisan saya kali ini, saya akan menjelaskan tentang ciri khas dari daerah asal saya. Mungkin saya hanya akan menuliskan beberapa ciri khas yang terkenal dari daerah saya, sumatra barat, padang. Berikut adalah ciri tersebut :

  • Rendang
                   Hasil gambar untuk Rendang Sumber Gambar
 Siapa yang tidak tau dengan Rendang ? makanan yang berasal dari padang ini sudah sangat terkenal di Indonesia. Kita bisa menemukan Rendang hampir di setiap tempat di Indonesia, karena banyaknya rumah makan Padang di Indonesia bahkan di Padang sekalipun. Rendang adalah makanan yang terbuat dari daging sapi yang dimasak menggunakan bumbu dari santan. 1 kilogram daging sapi biasanya membutuhkan 8 buah kelapa (kelapa yang ada di depok) untuk santannya. Sedangkan jika memakai kelapa yang ada di padang, hanya memerlukan 4 buah kelapa (Sumber : Ibu saya). Mungkin hal ini disebabkan karena kualitas kelapa yang berbeda. Tidak lupa juga Rendang terkenal sampai Internasional dan bahkan pernah dikatakan sebagai salah satu makanan terbaik di dunia.
  • Jam Gadang
Jam Gadang adalah sebuah jam yang berletak di Bukittingi. Jam Gadang sendiri berarti adalah Jam Besar.  Jam ini terletak di dekat pasar (seingat saya) tapi saya lupa nama dari pasar tersebut. Setiap saya ke sana, tempat tersebut ramai pengunjungnya. Di bawah Jam Gadang terdapat sebuah deskripsi dari Jam Gadang. Seingat saya tertulis sebuah fakta bahwa angka pada Jam Gadang menggunakan angka Romawi dan memiliki sebuah keunikan. Dikatakan bahwa angka 4 (empat) bukan tertulis sebagai IV namun ditulis IIII (I empat kali).

                   Hasil gambar untuk jam gadang Sumber Gambar

Sekian yang bisa saya tuliskan. Kurang lebihnya mohon maaf jika ada kesalahan. Terimakasih sudah membaca.

Ritual Kebudayaan Sumatra Barat (Padang)

Suku Minangkabau yang berpenghuni di Sumatra Barat, Padang, memiliki sebuah ritual yang disebut dengan "Pacu Jawi". Pacu yang berarti memacu dan Jawi yang berarti sapi. Jika dilihat dari artinya kita bisa menebak "apakah kira-kira Pacu Jawi itu ?". Yup, Pacu Jawi adalah sebuah balapan yang menggunakan Sapi. Namun bagaimanakah detailnya ? berikut adalah detail dari Pacu Jawi.

Hasil gambar untuk pacu jawi


Pacu Jawi adalah sebuah atraksi balapan yang dilakukan oleh petani untuk merayakan  berakhirnya musim panen. Pacu Jawi bisa terbilang mirip dengan Karapan di madura, hanya saja yang membedakan adalah lokasinya. Lokasi dari Karapan adalah sawah yang kering, sedangkan Pacu Jawi berada di sawah basah.

Penjelasan permainan :
Seorang joki mengendarai sepasang sapi (atau jawi dalam bahasa Minang) yang diapit oleh peralatan pembajak sawah sambil memegang tali dan menggigit ekor kedua sapi. Dimana seorang joki akan dibekali alat bajak pacu yang terbuat dari bambu sebagai alat berpijak sewaktu perlombaan dimulai. Alat tersebut merupakan salah satu peralatan yang digunakan oleh petani untuk membajak sawah. Kedua ekor sapi harus digigit ketika akan membuat lari sapi lebih cepat, semakin kuat ekor kedua sapi itu digigit, semakin cepat pula sapi itu berlari.
Pemenang pacu jawi adalah yang sepasang sapinya dapat berlari paling lurus tanpa sedikitpun berbelok hingga ke garis akhir atau garis finish. Biasanya dalam satu perlombaan akan terlihat banyak sapi yang berbelok, bahkan adapula yang berpindah ke sawah lain.

Sabtu, 14 Oktober 2017

Pengertian Kebudayaan Menurut Berbagai Ahli

    Indonesia adalah negara yang memiliki beragam suku dan budaya. Terdapat sekitar 1.340 suku menurut sensus BPS pada tahun 2010. Dari setiap suku yang berbeda, terdapat kebudayaan yang berbeda pula. Namun apakah yang dimaksud dengan kebudayaan tersebut ?. Mari kita lihat pendapat para ahli di bawah ini.

1.   Ki Hajar Dewantara : “Kebudayaan adalah buah budi manusia dalam hidup bermasyarakat”.

2.   Koentjaraningrat, guru besar Antropologi di Universitas Indonesia : “Kebudayaan adalah keseluruhan sistem, gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan cara belajar”.

3.   Dr. Moh. Hatta : "Kebudayaan adalah ciptaan hidup dari suatu bangsa".

4.   J.P.H. Dryvendaf : "memberikan pendapat mengenai definisi kebudayaan, bahwa kebudayaan itu adalah kumpulan dari letusan jiwa manusia sebagai yang beraneka ragam berlaku dalam suatu mansyarakat tertentu".



       Dari berbagai pernyataan di atas, kita dapat melihat persamaan dari definisi budaya menurut ahli satu dengan ahli yang lainnya. Pada intinya, budaya adalah ciptaan atau karya manusia yang ada di masyarakat tertentu.

Jumat, 22 September 2017

Masalah Sosial Yang diselesaikan dari Sudut Informatika

       Pertama-tama sebelum kita memasuki masalah sosial yang diselesaikan dari sudut Informatika, mari kita mengenal apa itu masalah sosial. Apa sih masalah sosial itu ? menurut saya pribadi masalah sosial adalah masalah yang dihadapi masyarakat di kehidupan sehari-hari. Namun menurut para ahli, sebagai contoh Soerjono Soekanto, mengatakan bahwa "Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur kebudayaan atau masyarakat yang dapat membahayakan kehidupan kelompok sosial".

       Nah, sudah dikatakan bahwa masalah sosial adalah ketidaksesuaian yang dapat membahayakan kehidupan kelompok sosial. Lalu adakah masalah sosial yang dapat diselesaikan dari sudut informatika ? jawabannya ada di ujung langit. Berikut saya akan membuat sebuah skenario atau contoh tentang masalah sosial dan akan saya jelaskan cara menyelesaikannya dari sudut informatika.

       Peringatan : cerita di bawah ini hanyalah fiksi, kesamaan latar cerita dan tokoh tidak ada sangkut paut dengan kehidupan sebenarnya.

      Kita ambil contoh adanya seorang pemuda yang pemalu yang bernama Dodi. Suatu ketika Dodi tidak sengaja melakukan kesalahan yang sangat fatal dan membuat orang di sekitarnya membenci dirinya. Karena sifat Dodi yang pemalu, tentunya sulit untuk bicara dan meminta maaf. Salah satu cara untuk memberitahukan isi pikiran kita tanpa harus bicara adalah dengan menulis, seperti yang sedang saya lakukan saat ini. Tetapi apakah Dodi harus menulis sebuah surat permintaan sebanyak orang membencinya ? tentu tidak. Di era modern ini kita memiliki berbagai macam media. Dodi bisa meminta maaf lewat berbagai macam media pula. Contohnya dengan E-mail, MedSos (Media Sosial seperti FaceBook, Tweeter dsb), ataupun lewat blog.

    Sepertinya sekian saja untuk tulisan saya yang pendek ini. Jika ada kesalahan kata mohon dimaafkan karena saya hanya manusia dan tulisan ini adalah tulisan pertama saya. Sekian dan terimakasih telah membaca.