Jumat, 27 Oktober 2017

Ritual Kebudayaan Sumatra Barat (Padang)

Suku Minangkabau yang berpenghuni di Sumatra Barat, Padang, memiliki sebuah ritual yang disebut dengan "Pacu Jawi". Pacu yang berarti memacu dan Jawi yang berarti sapi. Jika dilihat dari artinya kita bisa menebak "apakah kira-kira Pacu Jawi itu ?". Yup, Pacu Jawi adalah sebuah balapan yang menggunakan Sapi. Namun bagaimanakah detailnya ? berikut adalah detail dari Pacu Jawi.

Hasil gambar untuk pacu jawi


Pacu Jawi adalah sebuah atraksi balapan yang dilakukan oleh petani untuk merayakan  berakhirnya musim panen. Pacu Jawi bisa terbilang mirip dengan Karapan di madura, hanya saja yang membedakan adalah lokasinya. Lokasi dari Karapan adalah sawah yang kering, sedangkan Pacu Jawi berada di sawah basah.

Penjelasan permainan :
Seorang joki mengendarai sepasang sapi (atau jawi dalam bahasa Minang) yang diapit oleh peralatan pembajak sawah sambil memegang tali dan menggigit ekor kedua sapi. Dimana seorang joki akan dibekali alat bajak pacu yang terbuat dari bambu sebagai alat berpijak sewaktu perlombaan dimulai. Alat tersebut merupakan salah satu peralatan yang digunakan oleh petani untuk membajak sawah. Kedua ekor sapi harus digigit ketika akan membuat lari sapi lebih cepat, semakin kuat ekor kedua sapi itu digigit, semakin cepat pula sapi itu berlari.
Pemenang pacu jawi adalah yang sepasang sapinya dapat berlari paling lurus tanpa sedikitpun berbelok hingga ke garis akhir atau garis finish. Biasanya dalam satu perlombaan akan terlihat banyak sapi yang berbelok, bahkan adapula yang berpindah ke sawah lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar