Sabtu, 07 April 2018

Boleh gak sih pacaran itu ?


Pacaran, suatu hubungan antara 2 orang yang menjadi pasangan. Entah sejak kapan istilah ini dipergunakan di Indonesia. Mungkin dulu istilah ini tidak begitu terkenal, namun sekarang sudah menjadi sesuatu yang umum khususnya di kalangan anak muda. Menurut 5 agama besar di Indonesia, umumnya berpacaran itu dilarang. Saya merasa lebih tepatnya bukan dilarang, namun tidak dianjurkan. Alasan saya merasa agama tidak menganjurkan pacaran adalah banyak kerugiannya hanya jika pasangan yang berpacaran tidak berhati-hati. Buktinya ada beberapa kasus dimana orang yang brpacaran berakhir dengan pembunuhan.

Namun apakah berpacaran itu dilarang ? Menurut saya pribadi berpacaran itu tidak dilarang buktinya tidak ada larangan di undang-undang negara kita. hanya saja beberapa orang yang pantas untuk berpacaran, khususnya laki-laki. Berpacaran itu sama halnya seperti pasangan suami istri yang ingin mempunyai anak. Bukan, bukan berarti berpacaran ingin seorang anak. Tetapi bertanggung jawab. Ada beberapa orang tua yang hanya tau cara membuat anak tapi tidak tau cara merawatnya. Hal tersebut menjadikan orang tua itu tidak pantas memiliki anak. Nah pada pacaran ini, tanggung jawab adalah kuncinya. Saya sebagai seorang laki-laki diajarkan untuk bertanggung jawab, jadi ada beberapa hal yang harus dimiliki seseorang agar boleh berpacaran. Berikut List nya.

  • NON-ABUSIVE, beberapa orang melakukan kekerasan terhadap pasangannya. Hal ini membuat timbul tanya, "Mana ada orang yang jahat pada pasangan ?" Orang yang seperti ini tidak pantas menjadi pasangan (siapa pula yang ingin pasangannya seperti ini ?). Mungkin yang terpikirkan saat mendengar Abusive adalah laki-laki. Namun tidak hanya laki-laki, Perempuan pun juga ada. Jadi sifat tidak kasar adalah sifat yang harus dipunyai untuk boleh berpacaran.
  • SETIA, Tidak perlu dijelaskan secara panjang. Setia adalah sifatyang harus dimiliki, karena "Untuk apa menjadi pasangan kalau pada akhirnya tidak setia ?"
  • MENGHORMATI PASANGAN, menghormati pasangan berarti menghargai setiap keputusan yang diambil oleh pasangan. Misalkan pihak laki-laki ingin berkonsentrasi dalam belajar maka pihak perempuan pun tidak mengganggunya dengan mengirim pesan atau menelpon dengan kadar yang tidak wajar. karena akan mengganggu dan tidak menghormati keputusan "berkonsentrasi" . Menghormati pasangan berkaitan juga dengan sifat kasar. Contoh, hanya contoh, jika laki-laki meminta melakukan ini-itu ke pasangannya dan kemudian pasangannya menolak, maka laki-laki harus menghormatinya dengan tidak memaksa atau membujuk pasangannya. 2 contoh tersebutlah yang disebut menghormati pasangan.
3 Sifat ini yang wajib dimiliki untuk pantas berpacaran. Jikalau ada yang memiliki pasangan yang "TIDAK" memiliki 3 sifat di atas, khususnya wanita, lupakan dan tinggalkan. Jadi, seseorang boleh berpacaran asalkan memiliki 3 sifat di atas. sekian terimakasih.




PEACE.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar